Saturday, 18 February 2012

Retni Lagi : My Partner






Ouw ... ouw ... surprise banget! Ini satu-satunya metropop yang saya baca yang AMAN dan BERSIH dari adegan kontak fisik dalam menunjukkan romantisme cinta tokohnya। Meskipun novel-novel Retni sebelumnya lumayan minim dalam hal itu dibanding metropop lainnya (yang pernah saya baca).

Sejak pertama membaca karya Retni, dialognyalah yang menjadi magnet sehingga saya bahkan merasa kesal jika tahu-tahu sudah sampai di halaman terakhir. Pinginnya masih ada 500 halaman lagi!
Sayangnya, di novel terbaru ini dialog yang bikin gemas seperti di Pink Project atau Cinta Paket Hemat kurang dimunculkan. Mungkin ini yang menyebabkan karakter Jodik kurang kuat dibanding sosok Sangga (PP) atau Aris (CPH).

Saya menangkap karakter Jodik adalah perpaduan antara Sangga dan Aries. Saat tiba-tiba ia mengirim pesan lewat BB kepada Tita pada tengah malam dengan sedikit "intimidasi romantis", mengingatkan saya pada Sangga yang juga dengan "intimidasi romantis" nya menyuruh Puti Ranin tetap di rumah saat ia datang nanti dan menyuruhnya turun dari kamarnya dengan tegas tanpa basa basi.

Karakter Jodik mengingatkan saya pada Aris saat Jodik dan Tita berdebat dan saling mengolok.

Lalu kenapa saya memberinya 4 bintang? 
Selain karena AMAN dan BERSIH itu tadi, kisah keterpurukan Tita karena papanya di penjara akibat korupsi berhasil membuat dada sesak dan pipiku basah berlinang air mata (bahasanya jadul banget yah ;))

Satu lagi, novel ini recomended banget buat pembaca yang alergi dengan adegan ciuman dan kelanjutannya apalagi seks bebas!

Jadi, sebaiknya Mbak Retni meluncurkan novel baru lagi, karena saya telah menjadi penggemarnya. *intimidasi yg nggak romantis*


Info Tambahan
Root beer
Di dalam novel diceritakan Jodik menyesap root beernya tanpa suara sambil memperhatikan Tita yang diam terpekur. Nah apa sih root beer. Dari hasil googling, root beer itu?
Rootbeer merupakan minuman yang dibuat dari ekstraksi akar tanaman sasafras. Di berbagai negara jenis tanaman yang menonjol sebagai bahan pembuat rootbeer adalah sarsaparilla, hingga ada juga yang menamai produk ini sebagai minuman rasa sarsaparilla.

Di Amerika, jenis minuman ini sangatlah populer, konon terdapat ratusan merek produk rootbeer. Namun yang sangat populer antara lain A&W, Barq rootbeer, Mug serta Dads Rootbeer. sumber: http://beverages-solutions.blogspot.com/2010/09/sekilas-minuman-rootbeer.html
Sebenarnya dari bahan pembuatnya minuman ini halal. Info selanjutnya bisa dilihat di http://syahjayasyaifullah.wordpress.com/category/makanan-halal/

Poffertjes
Saat membuat peta di gedung tua bekas rumah Belanda, Tita membayangkan keluarga Belanda dengan kue poffertjes ditemani teh hangat. Apa sih kue poffertjes itu?

Poffertjes adalah kue tradisional yang renyah dari Belanda. Penampilannya mirip panekuk, tetapi lebih kecil dan manis. Berkebalikan dengan panekuk, poffertjes dibalikkan sebelum salah satu sisinya matang sehingga hasilnya lebih lembut.
Biasanya, poffertjes disajikan bersama gula halus, mentega, dan madu. (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Poffertjes)



Tuesday, 31 January 2012

Retni Sb dan Karyanya

Jatuh Cinta pada Bacaan Pertama

Sejak membeli novel Retni Sb Metamorfosa Oase tiba-tiba saya menjadi penggemar novel-novelnya. Label Juara 3 Lomba Metropop Gramedia di cover depan memang berhasil membuat tangan saya terulur meraihnya di antara tumpukan buku yang lain dalam pameran buku di Assalam Hipermart.
Setelah itu berturut-turut saya membaca karya Retni yang lain: Pink Project, Cinta Paket Hemat, Dimi is Married, dan His Wedding Organizer.

Secara umum, tulisan Retni bisa saya nikmati. Seperti biasa, saya selalu takjub dengan dialog-dialog mengalir yang berhasil diciptakan oleh seorang penulis. Dan Retni pun demikian. Bahkan dialog lucu dan konyol bertebaran di setiap novelnya hingga membuat saya sering terkikik sendirian.

Di antara novel metropop yang saya baca, ada nilai lebih yang saya dapatkan dari karya Retni. Tak sekadar mengusung konflik percintaan, Retni selalu menyisipkan "pesan khusus" yang menambah wawasan dan menyentil kepedulian pembaca. Misalnya tentang gua dalam CPH, kekayaan alam Indonesia dalam Dimi is Married dan HWO, cinta tulus untuk mendampingi anak autis dalam CPH, atau apresiasi terhadap lukisan dalam Pink Project.
Berbeda dengan penulis Metropop lain seperti Ika Natassa, Alia Zalea, dkk, Retni sangat mengindonesia. Baik dari sisi bahasa (jarang memakai bhs asing), setting, tokohnya pun asli Indonesia (kecuali Adra yg sedikit keturunan China-Arab--agak lupa?).




Antara Dimi is Married dan Orange (Windry Ramadhina)
Saat membaca DIM saya langsung teringat dengan novel Orange yang kebetulan lebih dulu saya baca. Pertunangan antara Diyan dan Faye (Orange) mirip dengan pertunangan antara Garda dan Dimi. Keduanya sama-sama harus menurut karena paksaan ayah mereka. Sosok Diyan dan Garda juga hampir sama. Anak sulung pewaris kerajaan bisnis, tampan, selalu dikelilngi cewek populer. Keduanya juga sama-sama mempunyai adik laki-laki yang berani menentang dominasi orang tua. Dan kedua adik ini pun sama-sama naksir tunangan kakak mereka.
Faye dan Dimmi juga memiliki karakter hampir sama. Ceria, mandiri, tak begitu mendewakan fisik (termasuk tak begitu tergila-gila dengan tunangan mereka yang supertampan), menyukai alam dan kehidupan sekitar.
Antara Rera (Orange) dan Donna (DIM). Masing-masing adalah mantan pacar kedua tokoh utama pria. Sama-sama cantik, dari kalangan seleb, dan kemunculan mereka kembali menjadi puncak konflik novel-novel itu.


Antara
Dimi is Married dan HWOKeduanya menjadikan hutan di Kalimantan sebagai pembuktian cinta sejati mereka.

Bintang 4 untuk Cinta Paket Hemat

Dan di antara kelima novel Retni Sb, CPH menjadi pilihan terbaik saya dari sisi tema. Konflik yang muncul karena harus mengurus Lio yang autis sangat menyentuh. Penggambaran diri Lio dengan kegelapan dan kesunyian gua yang mereka jelajah sungguh cerdas.

Melalui CPH saya mendapat contoh bentuk penulisan yang mengambil sebuah kisah tragis (gempa Jogja) dari sisi yang berbeda. Retni Sb pintar mengambil
angel lain dari sebuah peristiwa.

Catatan terakhir: coverSayang sekali cover-cover novel Retni Sb kurang menarik (maaf). Saya tidak bisa memberi alasan yang cukup meyakinkan karena saya buta masalah komposisi warna atau yang berkaitan dengan itu. Sebagaimana Puti Ranin dengan bebas menyatakan apresiasinya terhadap lukisan Pring dari sudut pandang orang awam, saya pun demikian. Metamorfosa Oase bisa dikatakan paling menarik di antara cover yang lain. Artistik, mungkin itu yang bisa saya katakan.

Semoga novel berikutnya (menurut info dari penulis akhir Feb 2012 akan terbit) lebih oke!

Monday, 9 January 2012

Reading Challenge 2011

Meskipun membaca tak pernah lepas dari kegiatan sehari-hari, tetapi ternyata dengan alasan "sibuk" sering bacaan saya menjadi tidak terkontrol. Alhasil, buku-buku yang saya borong hanya teronggok di rak dan tak tersentuh.
Maka saya mengikuti tantangan membaca dari Goodreads. Ini adalah Reading Challenge pertama yang saya ikuti. Tahun 2011 saya mematok angka 50 buku. Sedikit? Memang, apalagi jika dibandingkan dengan teman GRI yang mematok angka 150-400! Uh ..uh! Tapi saya harus menyesuaikan terget dengan kemampuan. Jadi angka 50 cukup pas untuk kondisi saya saat ini.
Memang terasa manfaatnya membaca dengan target, karena tak ada lagi waktu yang tersisa, yang biasanya dihabiskan dengan pekerjaan tak jelas ( nonton tv yang nggak penting, menunggu antrian sambil bengong), tanpa membaca.
So, pada tahun 2011 ini saya berhasil menyelesaikan tantangan, bahkan melebihi target angka 50, yaitu 61! Awesome!
Sebagai catatan, ternyata kebanyakan buku yang saya baca adalah novel metropop dan chicklit.

Bagaimana dengan Reading Challenge 2012? Insya Allah saya tetap ikut. Saya hanya berani menaikkan terget baca menjadi 55 buku. Lumayan, kan? Jadi, happy reading!






2011 Reading Challenge





2011 Reading Challenge



Ri-Rin has


completed her goal of reading 50 books in 2011!




hide