Monday, 23 July 2012

Pemenang Nobel Sastra 1901-2010

 Daftar Pemenang Nobel Kesusastraan 1901-201

2010 - Mario Vargas Llosa (Spanyol)
(belum ada)

2009 - Herta Muller (Rumania)
(belum ada)

2008 - Jean-Marie Gustave Le Clézio (Perancis)
(belum ada)

2007 - Doris Lessing (Inggris)
(belum ada)

2006 - Orhan Pamuk (Turki)
White Castle, Serambi 2007
My Name is Red, Serambi 2007
Snow, Serambi 2008
New Life, Serambi 2008
Istanbul, Serambi 2009

2005 - Harold Pinter (Inggris)
(belum ada)

2004 - Elfriede Jelinek (Austria)
Sang Guru Piano, KPG 2006

2003 - J. M. Coetzee (Afrika Selatan)
Jeritan Hati Nurani, Yayasan Obor Indonesia 1999
Kisah Hidup Michael K, Jalasutra 2003
Aib, Jalasutra 2005

2002 - Imre Kertesz (Hongaria)
Fateless, Bentang 2005

2001 - V. S. Naipaul (Inggris)
Sebuah Rumah Untuk Tuan Biswas, Jalasutra 2003
Mencari Titik Pusat, Sadasiva 2003

2000 - Gao Xingjian (Perancis)
Gunung Jiwa, Jalasutra 2003

Wednesday, 2 May 2012

Mafia Espresso : Pronto Antonio!





Judul : Mafia Espresso
Penulis: Francisca Todi
Penyunting: @angtekkhun
Desain sampul: greenLight
Penerbit : Gradien Mediatama
ISBN: 978-602-208-041-1
Hal: 320
Terbit: 2012 (cet. I)

Sophie Pieters mengalami hari buruk. Keterlambatannya pergi ke kantor ternyata belum seberapa. Di tengah jalan, di antara guyuran hujan, mobilnya ditabrak oleh "turis" pria Italia. Dalam sesi presentasi, Patricia, bosnya, tanpa sadar mengutip laporan Sophie bahwa ia baru saja ditabrak oleh"seorang idiot yang menjengkelkan". Masalahnya, orang yang dibicarakan Patricia itu adalah calon kliennya, Antonio Azzaro.
Maka musim gugur kali ini, Sophie harus menemani calon kliennya, bos Eco Green, yang tampan tapi "menjengkelkan" selama 30 hari, sebelum mendapatkan tanda tangan kontrak kerja. Masalah Sophie belum berhenti, karena ulah Ray "kekasihnya", juga masalah kakaknya, Tina.
Meski dalam beberapa kesempatan Antonio bisa diandalkan untuk menghadapi tingkah Ray, tapi gerak-gerik Antonio mengundang kecurigaan Sophie. Benarkah Antonio seorang mafia Italia?

A cup of love you can't refuse.
Yep, sulit menolak cinta seorang Antonio, seandainya itu terjadi padaku ;)
Baiklah, mari kita mulai membahas buku yang judulnya sangat manis ini. Perpaduan antara dunia kejahatan yang terorganisasi dengan kopi justru menciptakan kesan so ... romantic.

Cover yang menampilkan noni Belanda dalam bayangan titik-titik hujan sambil memegang secangkir kopi--yang pasti espresso-- cukup mengundang perhatian, meski akhir-akhir ini sepertinya design cover seperti ini sedang diminati. Tengok saja novel Nina Addison Morning Brew atau Triani Retno The Reunion.




















Konflik yang diangkat oleh Fransisca T, sebenarnya sederhana, tidak sedramatis judulnya. Tetapi ... yang menarik dan menjadi daya pikat, adalah interaksi antara Mafioso Antonio yang hm ... seenaknya tapi penuh perhatian dan Sophie yang "jutek" tapi gampang dijebak.
Keceriaan persahabatan membuat Mafia Espresso semakin gurih untukdinikmati, apalagi saat Sophie harus mengenakan kostum "kebesaran" sehingga Antonio makin mudah membuat Sophie "bertekuk lutut" di hadapannya.

Saturday, 18 February 2012

Retni Lagi : My Partner






Ouw ... ouw ... surprise banget! Ini satu-satunya metropop yang saya baca yang AMAN dan BERSIH dari adegan kontak fisik dalam menunjukkan romantisme cinta tokohnya। Meskipun novel-novel Retni sebelumnya lumayan minim dalam hal itu dibanding metropop lainnya (yang pernah saya baca).

Sejak pertama membaca karya Retni, dialognyalah yang menjadi magnet sehingga saya bahkan merasa kesal jika tahu-tahu sudah sampai di halaman terakhir. Pinginnya masih ada 500 halaman lagi!
Sayangnya, di novel terbaru ini dialog yang bikin gemas seperti di Pink Project atau Cinta Paket Hemat kurang dimunculkan. Mungkin ini yang menyebabkan karakter Jodik kurang kuat dibanding sosok Sangga (PP) atau Aris (CPH).

Saya menangkap karakter Jodik adalah perpaduan antara Sangga dan Aries. Saat tiba-tiba ia mengirim pesan lewat BB kepada Tita pada tengah malam dengan sedikit "intimidasi romantis", mengingatkan saya pada Sangga yang juga dengan "intimidasi romantis" nya menyuruh Puti Ranin tetap di rumah saat ia datang nanti dan menyuruhnya turun dari kamarnya dengan tegas tanpa basa basi.

Karakter Jodik mengingatkan saya pada Aris saat Jodik dan Tita berdebat dan saling mengolok.

Lalu kenapa saya memberinya 4 bintang? 
Selain karena AMAN dan BERSIH itu tadi, kisah keterpurukan Tita karena papanya di penjara akibat korupsi berhasil membuat dada sesak dan pipiku basah berlinang air mata (bahasanya jadul banget yah ;))

Satu lagi, novel ini recomended banget buat pembaca yang alergi dengan adegan ciuman dan kelanjutannya apalagi seks bebas!

Jadi, sebaiknya Mbak Retni meluncurkan novel baru lagi, karena saya telah menjadi penggemarnya. *intimidasi yg nggak romantis*


Info Tambahan
Root beer
Di dalam novel diceritakan Jodik menyesap root beernya tanpa suara sambil memperhatikan Tita yang diam terpekur. Nah apa sih root beer. Dari hasil googling, root beer itu?
Rootbeer merupakan minuman yang dibuat dari ekstraksi akar tanaman sasafras. Di berbagai negara jenis tanaman yang menonjol sebagai bahan pembuat rootbeer adalah sarsaparilla, hingga ada juga yang menamai produk ini sebagai minuman rasa sarsaparilla.

Di Amerika, jenis minuman ini sangatlah populer, konon terdapat ratusan merek produk rootbeer. Namun yang sangat populer antara lain A&W, Barq rootbeer, Mug serta Dads Rootbeer. sumber: http://beverages-solutions.blogspot.com/2010/09/sekilas-minuman-rootbeer.html
Sebenarnya dari bahan pembuatnya minuman ini halal. Info selanjutnya bisa dilihat di http://syahjayasyaifullah.wordpress.com/category/makanan-halal/

Poffertjes
Saat membuat peta di gedung tua bekas rumah Belanda, Tita membayangkan keluarga Belanda dengan kue poffertjes ditemani teh hangat. Apa sih kue poffertjes itu?

Poffertjes adalah kue tradisional yang renyah dari Belanda. Penampilannya mirip panekuk, tetapi lebih kecil dan manis. Berkebalikan dengan panekuk, poffertjes dibalikkan sebelum salah satu sisinya matang sehingga hasilnya lebih lembut.
Biasanya, poffertjes disajikan bersama gula halus, mentega, dan madu. (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Poffertjes)