Wednesday, 19 March 2014

Wishful Wednesday 4 (Cantik Itu Luka, Amba, Pulang)

Sudah hari Rabu lagi, sudah tanggal tua lagi, dan saya masih tercenung di kursi :D
Iya betul, tiba-tiba saja bulan Maret sudah melewati 3 kolom angka di kalender BBI yang berdiri di samping saya. Sayangnya, belum banyak ah ... belum satu pun target saya terpenuhi.
WW kemarin saya lewat, padahal sudah berjanji untuk belajar istiqomah alias konsisten!
Hampir saja saya tidak ikut WW hari ini pula, kalau tidak ingat bagaimana Astrid begitu konsisten memposting WW setiap hari Rabu dan sudah 2 tahun dan tidak pernah absen. Kenapa juga saya begitu malas? Akhirnya di siang bolong, saat matahari mulai berguling ke barat dan sekarang menyorot tangan kiri saya hingga rasa hangat mulai meningkat menjadi panas, saya bertekad untuk konsisten.
Lalu buku apa sih yang saya jadikan Wishful Wednesday ke-4 ini?
Aslinya banyak. Tapi kali ini saya tertarik dengan 3 novel yang katanya sudah dan akan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa asing. Info ini saya dapat dari email yang disebar admin BBI beberapa waktu lalu dan baru sempat membaca kemarin.
Tentu saja ini jenis novel sastra (semoga benar istilahnya), yang akhir-akhir ini tidak menarik minat saya untuk membaca. Tapi, untuk memperkaya jenis bacaan, 3 novel ini mestinya saya baca, meskipun saya tak tahu apakah bisa menyelesaikan sampai halaman terakhir jika sudah punya? Pertanyaan besar saya ini :D

Nah, novel-novel itu adalah ini:

1. Cantik itu Luka karya Eka Kurniawan. 
Saat mengintip Goodreads, novel ini mendapat ganjaran 1 hingga 5 bintang. Hmm ... sangat variatif kan selera pembaca. Saya jadi penasaran, apakah saya masuk ke golongan pembaca berbintang 1, 2, 3, 4 atau 5? 

2. Amba karya Laksmi Pamuntjak. Amba kalau dalam bahasa Jawa dibaca ombo yang artinya lebar, luas. Tapi, sekilas saya baca resensinya, bahwa novel ini bersetting di Bali. Jadi, apakah Amba sama artinya dengan luas atau sesuatu? Ah, bikin penasaran ini.
3. Pulang karya Leila S. Chudori. Sebenarnya sudah sejak ramai-ramainya novel ini dibahas, saya sudah pingin beli untuk ikut menambah ramai keadaan :D
Tapi, ternyata sampai saat ini belum kesampaian karena selalu lebih tergoda dengan discount yang ditawarkan para pemilik toko buku online untuk novel-novel romance-nya *ahihi 

Jadi, demikianlah 3 buku yang jadi incaran saya minggu ini. Kalau kalian apa?
  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)   



Wednesday, 5 March 2014

Wishful Wednesday 3 (Muhammad Al-Fatih 1453)

Inilah buku tulisan Felix Y. Siauw yang saya ikutkan Wishful Wednesday ke-3 kali. Kenapa buku ini?
Pertama, jujur saja saya bingung apa hubungan antara Muhammad al-Fatih dan Saladin alias Shalahudin Al-Ayyubi? *Ssstt ... jangan diketawain
Beberapa waktu lalu saya menonton film Kingdom of Heaven yang dibintangi Orlando Bloom. Keren banget. Iya, tahu itu film luamua, tapi saya baru bener-bener lihat sampai tuntas kemarin. Karena dlm pikiran saya Al-Fatih itu adalah Saladin, jadi makin penasaran dan ingin membaca buku dengan cover laksana peta cokelat itu.
Kedua, saya sudah baca buku Ustadz Felix sebelumnya, dan saya suka dengan gaya menulisnya. Ringan, cepat, jadi saya tidak bosan.
Ketiga, ingin mulai lebih banyak membaca buku sejarah.Nggak romance melulu, gitu, lho! :D 
Begitulah, semoga wishful saya ini segera terwujud :)

Kalian tertarik untuk bergabung dengan meme ini? Ayo ah, tapi baca dulu gimana caranya.

  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =) 

Friday, 28 February 2014

Always be in Your Heart vs Cinta Tanpa Jeda

Sebetulnya saya ini iseng banget. Ngapain posting cover-cover mirip segala, ya, kan? Tapi, karena ini menimbulkan keasyikan tersendiri, jadi, ya, saya terusin saja posting nggak penting kayak gini. 
Perkara cover itu nggak gampang, lho. Saya pernah bekerja di sebuah penerbitan, dan maslah cover sering menjadi perdebatan yang panjang, setelah pemilihan judul.  
Hal ini akan makin seru, kalau designer covernya kurang bisa ngerti kemauan pihak lain yang berkepentingan. Masalah cover (dan judul) bukan hanya urusan designer cover saja, kok. Sepengalaman saya, dari pihak editor, penulis, dan marketing ikut terlibat di dalamnya. Menyatukan isi kepala mereka dari berbagai divisi yang berbeda itu tidak gampang. Maka, saat akhirnya cover dapat dinikmati oleh pembaca dan mendapat apresiasi yang menyenangkan, rasanya perdebatan panjang itu tinggal kenangan :D

Kali ini saya tertarik dengan dua cover novel romance. Dua-duanya tulisan teman saya. Cinta Tanpa Jeda tulisan Mbak Indah Hanaco diterbitkan oleh Bukune (satu grup dengan GagasMedia).
Sayangnya saya belum membaca bukunya. 

gambar dari goodread
Novel kedua, Always be in Your Heart (Pulang ke Hatimu) adalah karya Shabrina Ws. Juara ke-3 dalam Lomba Menulis Romance Qanita.
Novel ini bersetting Papua, pada masa pergolakan, terpisahnya Papua dari negara kesatuan Indonesia. Meskipun begitu, selipan kisah cintanya terasa sangat manis. Narasinya indah. Settingnya juga kuat. Pokoknya, panteslah kalau novel ini jadi juara.


Keduanya sama-sama menggunakan sangkar burung dan untaian bunga di sisi tepinya. Bedanya hanya posisi burungnya. Keduanya sama manisnya menurut saya, meski entah bagaimana keduanya punya kemiripan yang lumayan kuat. Bagaimana menurutmu? Apakah pernah menemukan cover mirip juga?